TEMPO.CO, California - Menyusul
serangan malware Flashback Trojan pada April lalu yang menimpa lebih
dari 550 ribu unit perangkat Mac, Apple kini menghapus klaim bahwa
produknya kebal dari serangan virus.Kalimat sebelumnya yang berbunyi "perangkat Mac bukanlah produk yang rentan terhadap ribuan virus yang mewabah di komputer berbasis Windows" pun dihapus. Kalimat tersebut diganti dengan pernyataan yang relatif lebih "rendah hati", yaitu "mekanisme pertahanan yang ditanamkan pada OS X menjaga agar Anda tidak mengunduh software jahat di perangkat Mac Anda".
Graham
Cluley, analis dari Sophos, menyatakan bahwa perubahan yang terjadi
dalam situs Apple ini merupakan langkah kecil yang penting."Ini adalah masalah yang nyata dan Apple kini menjadi sedikit lebih berani untuk menerima kenyataan itu," ujarnya.
Menurut Cluley, langkah ini menunjukkan Apple telah memutuskan bahwa membandingkan antara jumlah malware di Windows dan produknya bukan langkah yang akan dipercayai publik. "Kecuali mereka juga terbuka bahwa ada malware yang menyerang Mac," ujarnya.
Serangan Flashback Trojan pada April lalu menyerang ratusan ribu pengguna Mac yang mayoritas berasal dari Amerika Serikat, Kanada, Inggris dan Australia.
Flashback Trojan menyebar lewat situs jahat yang berkedok update program Adobe Flash dan memanfaatkan kelemahan pada Java, bahasa pemprograman yang digunakan secara luas. Penjahat cyber memanfaatkan ini untuk mencuri data penting, seperti informasi perbankan.


TELEGRAPH | PC MAG | RATNANING ASIH
Tidak ada komentar:
Posting Komentar